Logo Loader

Membangun Budaya Siaga BPBD Kutai Barat Masuki Fase Lanjutan Sosialisasi KIE di 17 Kampung

BPBD 30 April 2026 4 hari yang lalu 41 kali dibaca
Blog Image
Email :

Sendawar – Konsistensi dalam mitigasi bencana kembali dibuktikan oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kabupaten Kutai Barat. Sebagai bentuk tindak lanjut dari program sebelumnya, tim kembali turun ke lapangan untuk melaksanakan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Lanjutan.

Program ini dirancang bukan sekadar sebagai pertemuan rutin, melainkan upaya pendalaman materi kesiapsiagaan agar masyarakat memiliki insting yang kuat dalam menghadapi ancaman bencana.

Perjalanan Sosialisasi  Dari Bekokong hingga Muara Nayan

Rangkaian kegiatan marathon ini dimulai pada 24 April 2026 dengan menyambangi empat kampung pembuka, yakni:

  • Kampung Bekokong
  • Kampung Jambuk Makmur
  • Kampung Muara Gusik
  • Kampung Lempunah

Setelah menyisir total 17 kampung, perjalanan edukasi ini akan mencapai puncaknya pada Selasa, 5 Mei 2026, di Kampung Pentat dan Kampung Muara Nayan.

Sinergi Empat Pilar Narasumber

Keberhasilan sosialisasi ini didorong oleh kolaborasi empat pakar yang memberikan sudut pandang komprehensif terkait kebencanaan:

Lusiana Long, S.Sos.    : Pendekatan Sosial dan Penguatan Kapasitas Komunitas

Ngebutius, S.H.            : Pendekatan Sosial dan Penguatan Kapasitas Komunitas

Yahya Mosik                : Aspek Hukum dan Regulasi Penanggulangan Bencana

Adrianus Bayau, S.Pi.  : Teknik Mitigasi Lapangan dan Kearifan Lokal

Mengapa Sosialisasi Lanjutan Ini Penting?

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bambang Pramudito. ,STP,M.Si  menekankan bahwa ancaman bencana bersifat dinamis. Sosialisasi lanjutan ini fokus pada:

  1. Update Pemetaan Risiko: Menginformasikan titik rawan terbaru di tiap kampung.
  2. Simulasi Mandiri: Melatih warga untuk tidak panik dan tahu jalur evakuasi tercepat.
  3. Penguatan Forum Kampung  Memastikan koordinasi antara perangkat kampung dan BPBD tetap solid.

Dengan partisipasi aktif warga di sepanjang rute sosialisasi ini, Kutai Barat optimis dapat mewujudkan wilayah yang lebih resilien dan tangguh menghadapi tantangan alam di masa depan.

 

Penulis : Pusdalops BPBD Kutai Barat