Logo Loader

Dua Hari Hilang di Hutan, Yohanes Ditemukan Selamat

BPBD 23 April 2026 1 minggu yang lalu 59 kali dibaca
Blog Image
Email :

MOOK MANAAR BULATN – Seorang warga Kampung Jengan, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat, bernama Yohanes (39), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari di dalam hutan. Korban ditemukan oleh warga pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah kehilangan orientasi arah saat memeriksa jerat.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Selasa sore (21/4), saat korban berpamitan kepada keluarga untuk memeriksa jerat hewan di hutan. Kepada keluarga, korban menyampaikan jika jerat kosong ia akan langsung berangkat kerja, namun jika ada hasil ia akan kembali ke rumah.

Setibanya di lokasi, korban mendapati jeratnya telah terurai dan buruannya terlepas. Saat mencoba menelusuri jejak buruan tersebut, korban diduga kehilangan arah. Kondisi diperparah dengan area hutan yang merupakan titik buta sinyal komunikasi (blindspot), sehingga korban tidak dapat meminta bantuan dan pihak keluarga juga tak bisa menghubunginya.

Proses Pencarian dan Penemuan

Keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melapor secara resmi ke BPBD Kutai Barat pada Kamis pagi (23/4) pukul 07.00 WITA.

BPBD segera merespons dengan mengirimkan petugas kaji cepat ke lokasi untuk memetakan kebutuhan operasi SAR. Namun dalam proses persiapan pengerahan tim pencari, masyarakat yang telah lebih dahulu melakukan pencarian berhasil menemukan korban sekitar pukul 10.00 WITA dalam keadaan selamat. Korban ditemukan pada jarak sekitar kurang lebih 1 hingga 2 kilometer dari lokasi sepeda motor miliknya yang sebelumnya ditinggalkan di tepi hutan atau titik LKP (Last Known Position).

Detail Penemuan:

  • Lokasi: Sekitar 1–2 kilometer dari posisi sepeda motor korban.
  • Kondisi Korban: Lemas, dehidrasi, dan kelaparan setelah dua hari terjebak di hutan.
  • Waktu Evakuasi: Korban tiba di rumah pukul 12.00 WITA untuk penanganan medis.

Kegiatan pencarian dan penanganan korban melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, Babinsa, tenaga kesehatan dari Polindes dan Puskesmas Kelumpang, Aparat Kampung Jengan serta masyarakat setempat.

Himbauan Keselamatan

Pasca kejadian ini, BPBD mengimbau masyarakat yang beraktivitas di hutan untuk selalu mengutamakan keselamatan.

"Kami mengingatkan warga agar tetap memperhatikan jalur yang dilalui, membawa perlengkapan navigasi sederhana, dan selalu memberikan informasi detail mengenai tujuan serta estimasi waktu kembali kepada keluarga guna menghindari risiko disorientasi arah di kawasan hutan”.