Logo Loader

Banjir di Muara Beloan Kutai Barat Mulai Surut, BNPB Tinjau Lokasi dan Siapkan Infrastruktur Evakuasi

BPBD 01 Juni 2026 1 hari yang lalu 19 kali dibaca
Blog Image
Email :

KUTAI BARAT – Musibah banjir yang melanda kawasan Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, dilaporkan mulai berangsur surut dalam dua hari terakhir. Kendati demikian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat tetap bersiaga dan mulai mengkaji rencana jangka panjang untuk mengantisipasi bencana serupa.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, banjir ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang telah berlangsung selama kurang lebih 10 hari terakhir. Akibatnya, luapan Sungai Mahakam dan Sungai Kedang Pahu merendam permukiman warga dan berdampak langsung pada sedikitnya 22 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Muara Beloan.

 

Tinjauan Langsung dan Rencana Pembangunan Posko Shelter

Guna memetakan dampak luapan sungai secara riil, tim gabungan dari BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyisir lokasi yang tergenang menggunakan perahu

karet. Selain mendistribusikan bantuan logistik dasar seperti bahan makanan, pihak terkait kini tengah mematangkan rencana pembangunan posko shelter penampungan bagi warga terdampak.

Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan, mengonfirmasi bahwa peninjauan ini dilakukan untuk mengecek langsung dampak bencana yang telah melanda sejak pertengahan bulan tersebut.

"Kedatangan kami di sini untuk mengecek langsung apa akibat dari bencana yang dimulai kurang lebih sudah 10 hari. Kami sudah mendapatkan laporan dari Kalaksa (Kepala Pelaksana) BPBD dan pemerintah daerah setempat. Khususnya di Muara Beloan ini ada 22 KK yang terdampak. Namun, alhamdulillah sudah kurang lebih dua hari ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing karena air sudah mulai menyurut," ujar Brigjen TNI Djohan saat memantau lokasi bencana.

Solusi Jangka Panjang bagi Warga

Mengingat musibah banjir di kawasan Kampung Muara Beloan ini tercatat sudah terjadi untuk ketiga kalinya, BNPB bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari solusi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah penyediaan infrastruktur evakuasi yang aman agar mobilitas warga tidak sepenuhnya lumpuh saat debit air kembali naik. Saat ini, meski air dilaporkan terus menyurut, sebagian jalanan dan halaman rumah warga terpantau masih tergenang, sehingga warga setempat masih mengandalkan transportasi air seperti perahu ketinting untuk beraktivitas sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian, pihak BNPB juga telah menyalurkan paket bantuan untuk korban bencana di Kampung Muara Beloan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis kepada BPBD Kutai Barat di Gedung Aji Tulur Jejangkat untuk kemudian didistribusikan secara merata kepada seluruh warga yang membutuhkan. 


PENULIS : PUSDALOPS BPBD